Thursday, September 7, 2017

Selalu Sakit Perut Setelah Minum Susu Sapi? Mungkin Anda Mengidap Gangguan Ini

Jika minum susu membuat perut Anda bergejolak, tidak nyaman, atau bahkan mencret dan diare, hal ini mungkin dikarenakan Anda mengidap suatu gangguan yang disebut intoleransi laktosa alias lactose intolerance.Apakah gangguan ini berbahaya? Dan apa ini artinya Anda tak boleh minum susu lagi?

Apa itu laktosa?

Laktosa adalah sejenis gula yang terdapat di produk susu, seperti susu dan keju. Tubuh memproduksi enzim yang disebut laktase yang mengubah laktosa menjadi dua jenis gula sederhana, yang disebut glukosa dan galaktosa. Kedua jenis gula ini bisa masuk ke aliran darah, dan tubuh menggunakannya sebagai nutrisi.

Apa itu intoleransi laktosa?

Intoleransi laktosa terjadi saat tubuh tidak dapat menghasilkan cukup laktase, atau tidak dapat mencerna laktosa secara efisien. Secara statistik, orang Asia memang lebih rentan terkena gangguan ini.
Intoleransi laktosa dapat terjadi akibat salah satu dari dua penyebab ini:
  • Defisiensi laktase: jika Anda memiliki defisiensi laktase, maka berarti tubuh Anda memproduksi laktase dalam kadar rendah. Anda tidak dapat memiliki cukup laktase untuk menggunakan laktosa.
  • Malabsorpsi laktase: kondisi ini bisa terjadi akibat defisiensi laktase, tetapi tidak semua orang dengan defisiensi laktase memiliki malabsorpsi laktase. Bagi orang-orang ini, laktosa yang tidak dapat digunakan diangkut ke usus besar. Di sini, bakteri akan menguraikan ekstra laktosa dan menghasilkan air dan gas. Saat tidak dapat digunakan dan tidak dapat masuk ke aliran darah, laktosa menjadi tidak berguna bagi tubuh.
Orang dengan intoleransi laktosa masih bisa makan atau minum produk susu tanpa mengalami gejala yang tidak menyenangkan. Ini semua bergantung pada jumlah laktosa yang dapat digunakan oleh tubuh atau jumah produk susu yang dikonsumsi.
Beberapa orang berpikir bahwa intoleransi laktosa merupakan alergi. Namun, intoleransi adalah gangguan sistem pencernaan, sementara alergi adalah reaksi oleh sistem kekebalan tubuh. Kedua hal ini berbeda.

Gejala intoleransi laktosa

Gejala intoleransi laktosa biasanya langsung terlihat dalam 30 menit atau beberapa jam setelah mengonsumsi produk susu atau makanan lain yang mengandung laktosa. Gejala yang umum adalah:
Gejala bisa berbeda bagi masing-masing orang, dan ini tergantung dari kondisi kesehatan dan jumlah makanan mengandung laktosa yang dikonsumsi.

Apa dampaknya pada kesehatan jika Anda mengidap intoleransi laktosa?

Selain dapat menyebabkan gejala yang tidak menyenangkan, gangguan ini dapat membuat Anda tidak bisa mendapatkan cukup nutrisi seperti kalsium dan vitamin D. Karena produk susu adalah sumber terbesar dari kedua nutrisi ini, kalau Anda tidak bisa mengonsumsinya berarti Anda tidak bisa mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D.
Kalsium dan vitamin D sangatlah penting bagi tulang karena membuatnya menjadi lebih kuat. Jika tidak mendapatkan asupan kalsium yang cukup, Anda bisa terkena masalah tulang di kemudian hari.

Apakah Anda tak boleh minum susu lagi jika mengidap intoleransi laktosa?

Intoleransi laktosa dapat diatasi dengan mengubah pola makan. Anda mungkin harus membatasi jumlah makanan yang mengandung laktosa, atau Anda juga mungkin harus menghindari laktosa seumur hidup.
Jika Anda mengidap intoleransi laktosa sekunder, Anda bisa memperbaiki kondisi Anda dengan pengobatan, tetapi jika Anda mengidap intoleransi laktosa primer, Anda harus rela meninggalkan produk susu selamanya.
Anda harus berkonsultasi pada dokter, dan ia akan memberikan pengobatan atau saran untuk memperbaiki atau mengendalikan kondisi intoleransi laktosa Anda.

Produk susu

Jika Anda masih bisa mengonsumsi makanan berlaktosa, Anda bisa meningkatkan toleransi laktosa Anda dengan cara pelan-pelan meningkatkan jumlah makanan berlaktosa ke dalam diet Anda, atau minum susu dengan makanan lainnya seperti sereal, biskuit, atau roti.
Meskipun yogurt dan susu bisa mengandung laktosa dalam jumlah sama, Anda mungkin akan lebih bisa menoleransi yogurt daripada susu. Jadi, makanlah lebih banyak yogurt untuk menghindari gejala yang tidak menyenangkan.
Jika Anda tidak dapat menggunakan makanan berlaktosa, meskipun hanya dalam jumlah kecil, Anda bisa mencoba produk susu bebas laktosa. Produsen menguraikan laktosa dalam produk susu dengan laktase di pabrik sebelum menjualnya di pasaran. Maka dari itu, Anda tidak perlu memiliki cukup laktase untuk menggunakan susu laktosa.

Suplemen laktase

Anda bisa mendapatkan laktase dengan menggunakan produk suplemen laktase. Produk ini mengandung enzim laktase yang membantu Anda menoleransi produk laktosa. Namun, sebelum menggunakannya, Anda harus berdiskusi dengan dokter untuk mengetahui apakah jenis produk ini sesuai bagi Anda.

No comments:

Post a Comment